Trading saham itu adalah sebuah permainan otak. Dalam sebuah permainan otak, hal terakhir yang kita butuhkan adalah stress. Stress itu menjauhkan kita dari berpikir objektif. Stress itu menjauhkan kita untuk membuat keputusan secara rasional. Untuk itu tenang dan tetap waras melihat semua kejadian menjadi sebuah keharusan.

IHSG sedang crash. Crash mengikuti kondisi bursa global. Crash sebagai akibat dari terus menyebarnya wabah Virus Corona. Anda mungkin sudah lihat view saya, prediksi saya mengenai IHSG dan Dow Jones Industrial (DJI) pada tulisan saya sebelumnya. Akan tetapi.. anda pasti tahu lah.. itu adalah chart terpilih yang saya sajikan. Anda mesti bertanya: Pak Tommy.. emang chart lain yang dilihat Pak Tommy seperti apa? Bagaimana Chart Alternatif dari IHSG? Apakah ada skenario IHSG lain yang perlu dipertimbangkan atau menjadi perhatian bagi kita semua?

Analisis Target Koreksi IHSG

Yang pertama memang adalah chart yang saya pilih.. yaitu yang targetnya 5100 – 5200 yang sudah saya share pada tulisan saya tadi pagi.

Gambar alternatif yang pertama adalah Target dari Triangle yang lebih besar dengan target di kisaran 4950 – 5000.

Gambar alternatif berikutnya adalah Target dari Double Top di 4600 – 4700.

Terakhir.. saya juga perlu memetakan sedikit mengenai suport-suport atau target-target pergerakan harga, jika kita menggunakan cara Elliot Wave

Dengan Elliot Wave.. target sub wave IHSG ada disekitar level 5000-5100, dengan wave target yang lebih besar ada di kisaran 4750 – 4850. (tolong agak hati-hati karena chart terakhir ini adalah chart inverted, chart terbalik, meskipun ‘sepertinya naik’, itu adalah chart dengan target dibawah.

So… dimana target dari IHSG? Dimana bottom dari trend turun IHSG kali ini? Well.. sebuah bottom baru dikatakan bottom, kalau bottom itu sudah terlewat. Karena kita masih dalam trend turun, ya saya nggak tahu juga mana skenario yang menjadi bottom. Sejauh ini.. perkiraan saya untuk target trend kali ini, adalah suport dari IHSG di kisaran 5100 – 5200 seperti yang ada pada gambar pertama. Tapi. yang mana yang sebenarnya bakal menjadi Bottom dari trend turun kali ini? Kita lihat saja nanti. Kita lihat saja pergerakan harga untuk minggu depan. Jadi jaga pikiran tetap waras dulu, berharap boleh mimpi juga bisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *