Tutup akhir pekan IHSG terangkat +125 point dan kembali berada di atas level psikologis 5000 setelah semua sektor rebound pasca koreksi di hari Kamis. Sektor INFRA dan CONSUMER menjadi yang paling tinggi naiknya capai +3.94% hingga mampu dorong IHSG terangkat +2.56%. Walaupun tersengat rencana PSBB IHSG mencoba tolak turun dibawah level uptrend MA20 Weeklynya.

IHSG Reject MA20 Weekly

Pada perdagangan Jumat jumlah saham yang naik hampir 2x jumlah saham yang turun : 299 berbanding 158. Mayoritas saham yang menjadi penggerak index menguat dengan HMSP UNVR dan TLKM menjadi yang paling dominan kenaikannya. HMSP lompat +4.93%, TLKM dan UNVR keduanya naik +4.07%. Saham perbankan sebagai penggerak utama IHSG juga menguat dengan BBNI menjadi yang paling strong penguatanya capai +4.05%.

Reboundnya IHSG dipergunakan sebagai cara investor asing untuk melakukan sell on strength saham saham unggulan. Bahkan BBCA yang naik +475 point alami masif net sell hingga 1.13 trilyun. Setara dengan 50% total net sell hari Jumat. Disusul berturut turut BBRI -387 milyar, BMRI -170 milyar, ASII -110 milyar dan TLKM -79 milyar. Net buy yang mini terjadi di saham saham GGRM +25 milyar, UNTR +10 milyar dan PWON +8 milyar.

Detail Market Summary Jumat 11 September 2020

PSBB Resmi Berlaku Untuk 2 Pekan, Sektor Apa Yang Terimbas ?

Dalam pengumuman resminya kemarin Pemda DKI resmi memberlakukan PSBB untuk kurangi penyebaran COVID khususnya di cluster perkantoran/office. Hal ini ditandai dengan pembatasan non essential office yang maksimum 25% pekerja WFO dan sisanya WFH. Selain itu bila ada satu pegawai yang alami positif maka satu gedung akan dilakukan penutupan selama 3 hari. Aktivitas publik transportasi dikurangi baik dari sisi frekuensi maupun kapasitas. Restoran buka untuk take away tapi tidak untuk dine-in. Mall dan pertokoan buka dengan 50% kapasitas kunjungan. Tempat ibadah untuk residensial masih diperbolehkan dengan kapasitas 50% saja.

Melihat kondisi ini maka secara umum penerapan PSBB ini masih wajar dan tidak memiliki pengaruh ultra negatif terhadap pergerakan pasar kecuali untuk industri restoran. Sektor lain seperti PROPERTY dan TRADE karena tidak ada full close diharapkan masih bisa ada aktivitas bisnis walaupun tidak seperti kondisi normal. Yang perlu dijadikan catatan adalah compliance dari sektor MANUFAKTUR mengingat selama beberapa pekan terjadi cluster pekerja pabrik di kawasan industri. Pengaturan protokol kesehatan dan shifting wajib dilakukan guna hindari penutupan pabrik yang hambat output produksinya.

Dalam kondisi seperti ini fokus sektor yang tetap bisa dijadikan pilihan adalah FINANCE, CONSUMER dan INFRASTRUCTURE

Tips Memilih Saham Dalam Kondisi Gonjang Ganjing Berfluktasi Karena Sentimen Makro PSBB

Saham saham apa yang tetap bisa menjadi pilihan saat terjadi gonjang gonjing PSBB ? Selain melihat sifat dari sektor dan industrinya, pendekatan teknikal juga dapat dilakukan untuk mengetahui kekuatan trend saham nya di kondisi seperti sekarang

  1. Fokus ke saham saham yang masih berada diatas MA20 weekly sebagai  tanda uptrend  : ini watchlistnya   AALI ADRO AKRA ANTM BBCA BBNI BBRI BBTN BJBR BJTM BMRI BRIS BTPS CLEO ERAA CTRA HRUM ICBP INCO INDY INKP PTRO SMGR TBIG TOWR ULTJ
  2. Saham yang memulai kenaikan atau early trend diatas MA5 daily :  beberapa saham yang masuk dalam watchlist ini  UNTR ICBP UNVR ISAT EXCL HRUM KLBF TOWR
  3. Saham yang membentuk pola reversal candlestick baik kontemporer maupun pattern candle : stock watchlist nya  GGRM INKP ITMG CPIN BMRI JSMR BBRI AKRA PTBA ULTJ HMSP  (all piercing line) EXCL AISA BBNI (engulfing)
Analisis Daily Chart BBNI

Pasar Masih Akan Cerna Kebijakan PSBB Baru, Index Bergerak 4928 – 5100

Hari ini market masih akan coba cerna kembali kebijakan PSBB untuk 2 pekan ke depan. Pelaku pasar akan coba lakukan assessment dampak langsung dan tidak langsung dari kebijakan ini terhadap emiten.

Index yang pada hari Jumat berhasil rebound setelah reject support 4805 kini telah memiliki support 4928 – 4805. Secara stochastic IHSG sudah berada di area oversold < 20 dan berpotensi golden cross tanda mulai datangnya kekuatan buyer. MACD masih berkecenderungan negative direction dan menunggu konfirmasi candle hari ini apakah bisa mulai bergerak positif.

Analisis Daily Chart IHSG

PR terbesar IHSG adalah bisa tutup gap resisten 5084-5135 pekan ini sambil bertahan tidak close dibawah level 5000-4928.

Beberapa saham yang bisa diperhatikan dan masuk dalam watchlist : BBNI GGRM INKP CPIN BMRI BBRI AKRA PTBA ULTJ HMSP

Tone dan Manner Hari Ini : Market Masih Akan Lakukan Assessment Impact PSBB Untuk 2 Pekan Ke Depan

Support – Resisten : 4842 – 5104

Belajar Saham Online Pakai Video On Demand TETRA SAHAM

Dapatkan video video edukasi terbaik SAHAMOLOGY di situs www.tetrasaham.com/vod  Ketinggalan workshop mini class ? Bisa beli videonya dengan skema rental 30 hari

Ikut workshop tapi lupa beli paket dengan playback ? Bisa juga beli Video On Demand nya. Murah banget. Cuma Rp 100.000 dengan rata rata durasi 2 jam edukasi

Topiknya mulai dari Scalping, Psikologi Trading, Investasi dan Fast Trading.

Download dan install update terbaru ini dari link http://onelink.to/tetrasaham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *