Minyak diatas USD 25 Per Barrel, ELSA dan MEDC Diuntungkan

IHSG bergerak mixed dan terkonsolidasi dalam perdagangan kemarin. Sempat sentuh level intraday high 4667 sebelum melorot seiring dengan buruknya data PDB Kuartal I. Ekspektasi analis dan ekonom bahwa PDB akan tumbuh 4% YoY, namun hanya tumbuh 2.9%. Sontak market alami adjustment dan ditutup naik hanya +0.54%. Hari ini saham saham komoditas energi minyak dan mineral akan alami overpsikologis seiring dengan kenaikan harga crude oil semalam. Kini harga minyak acuan WTI sudah USD 25 per barrel nya.

Kontraksi PDB Yang Lebih Tinggi Tekan Laju IHSG

Walaupun sempat naik tinggi di satu jam pertama perdagangan, namun rilis data PDB oleh BPS sontak membuat keceriaan berkurang. Ditopang oleh sentimen global yang baik, market sempat rally dari level 4605 ke 4667 sebelum ditutup pada level 4630. Terpangas setengahnya.

Sektoral juga alami kondisi mixed setelah BASIC-IND pimpin pelemahan -0.51% bersama dengan INFRA -0.09%. Beruntung ada dorongan dari sektor CONSUMER +1.82% dan PROPERTY +2.19% yang bersama MINING & AGRI tahan IHSG di zona hijau. Sayangnya sektor FINANCE yang sempat menguat di awal sesi tertekan dan hanya sisakan BBCA yang naik sendirian +1.24%.

Asing Strong Buy di Saham BBCA

Alasan utama kenapa BBCA naik dibandingkan dengan bank yang lain adalah tingginya aksi beli asing. Disaat sektor FINANCE terjadi outflow -141 milyar, justru saham milik keluarga Hartono ini alami inflow +124 milyar. Bandingkan dengan BBRI yang alami net sell -105 milyar dn BBNI -77 milyar.

Walaupun value perdagangan kemarin relatif datar di bawah 6 trilyun, namun aktivitas jual asing alami peningkatan khususnya di saham saham INFRA -166 milyar dan MISC-IND -86 milyar. Beruntung di dua saham unggulan CONSUMER masih ada inflow sehingga mampu bawa sektor nya naik +1.8%. UNVR mendapatkan injeksi +48 milyar dan HMSP +6.5 milyar.

Pembukaan Lockdown dan Restart Aktivitas Ekonomi Bawa Harapan

Bursa global menyambut gembira keputusan beberapa negara untuk membuka aturan lockdownnya seperti Italy. Harapan bahwa masalah penyebaran virus corona bisa di-contained menjadi optimisme setelah kegelapan. Index bursa di Europe naik diatas 2%. DAX +2.51%, CAC +2.4%, FTSE +2.06% dan STOXX600 +2.15%.

Optimisme yang sama juga terjadi di Wall Street. Ekspektasi bahwa akan semakin banyak negara bagian membuka aktivitas non-essential akan baik untuk pemulihan ekonomi. Dijadwalkan mulai pekan kedua May 2020 dua negara bagian terbesar California dan New York akan memulai sebagian aktivitas ekonomi kembali.

DOW ditutup naik +133 point walaupun gagal bertahan diatas level 24000 yang sempat tercapai semalam intraday. S&P 500 naik +25.7 point atau setara dengan +0.90%. NASDAQ yang menjadi listing utama saham saham teknologi kembali diatas level 8800 setelah naik +1.13%. Bahkan hingga pagi ini, futures dari masing masing index tetap berada di zona hijau.

Reopening Ekonomi Signal Awal Demand Energi dan Tambang

Pembukaan aktivitas ekonomi di Eropa dan Amerika dapat menjadi signal awal peningkatan demand atas produk energi. Hal ini membuat harga minyak mentah acuan WTI naik +20.45% atau USD 4.17 mendekati level USD 25 per barrel. Ini menjadi kenaikan 5 hari berturutnya yang terakhir dicapai pada bulan Juli 2020.

Selain itu beberapa harga komoditas mineral tambang juga alami penguatan seperti Nikel +1.88%, Timah +0.63% dan Emas +0.15%. Selain itu harga batubara untuk acuan Newcastle untuk delivery Juni dipasarkan +1.17%.

Kenaikan ini membuat emiten emiten yang terkait dengan MINING hari ini akan lanjutkan penguatan kemarin +0.97%.

  • Emiten Energi Oil & Gas : ELSA MEDC RAJA
  • Emiten Energi Batubara  : ITMG ADRO PTBA HRUM
  • Emiten Logam Mineral : TINS INCO ANTM  PSAB MDKA

IHSG Akan Uji Resisten 4669 Di Area Konsolidasi

Walaupun kemarin sempat terpukul oleh rendahnya data PDB, namun index masih tidak membentuk lower low dan tetap terkonsolidasi.  Posisi candle yang masih berada di atas level support EMA7 4603 dan MA20 4612 menjadi signal baik bahwa kekuatan bull masih ada.

Selain itu stochastic masih berada diatas level 50 tandakan kekuatan pembeli masih cukup dominan. %K di level 68 dan %D di level 58. Hanya saja MACD histogram belum mengarah ke direction positif sehingga masih perlu berhati hati untuk trend trader.

Index masih ada potensi penguatan terbatas mengekor sentimen global menguji level resisten 4669. Beberapa saham yang bisa jadi watchlsit untuk trading cepat hari ini disamping saham saham MINING adalah AKRA TLKM TCPI BBRI HMSP MNCN KLBF ERAA JPFA BBTN WIKA BTPS dan JSMR

Tone dan Manner Hari Ini : Optimisme Demand Komoditas Energi Bawa Sektor MINING Aktif, Cek Watchlist Sahamnya

Support – Resisten  : 4510 – 4772

******

Tidak semua saham cocok buat investasi. Sama seperti halnya tidak semua saham cocok untuk trading. Saham untuk investasi harus punya kriteria tertentu sehingga bisa mencapai tujuan finansial  yang diinginkan.

Ada yang ingin agar nilai investasinya berlipat ganda dalam jangka 5 tahun. Ada yang ingin mendapatkan dividen yang stabil selama holding saham tersebut. Nah untuk mendapatkan saham dengan nilai investasi berlipat perlu menggunakan satu skema yaitu VALUASI SAHAM.

Dalam kondisi krisis seperti sekarang banyak saham saham yang sudah undervalue. Apa itu under value ? Harga yang dibayarkan untuk membeli saham tersebut lebih rendah dari value/nilai yang kita dapatkan.

Ikuti kelas mencari saham under value bersama Bro Jack. Klik link pendaftaran di LOKET.COM >>>> https://www.loket.com/event/sahamologymencarisahamundervalue

*********

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *