IHSG kemarin berhasil ditutup di area hijau setelah kenaikan masih terjadi di  sektor FINANCE dan MISC-IND. Walaupun ada 4 sektor yang ditutup turun namun tak halangi index untuk tetap terangkat +13.87 point ke level 5244.07. Tapi sayang ini masih belum membuat candlenya tutup diatas level MA20 yang kemarin telah menjadi resisten. Pagi ini market terguncang setelah NASDAQ amblas -4.11% dan masuki zona koreksi karena sudah turun -10% dari level highestnya. Hal ini berimpact potensi gap down di seluruh bursa regional. Apakah kita akan menunggu beli saham di harga ARB hari ini ?

Perjuangan IHSG untuk menguat kembali ke area MA20 kemarin gagal . Walaupun ada 187 saham yang naik masih lebih sedikit dari jumlah saham yang turun 223. Beruntung saham saham dengan kapitalisasi besar seperti BBCA BBRI BMRI dan ASII kemarin masih naik sehingga mampu berikan support kepada index. Perdagangan kemarin cenderung datar karena index masih berada dalam rentang konsolidasi 5219 – 5310 selama  6 hari ke belakang. Tak heran bila sektornya pun bergantian naik turun tiap hari.

Value perdagangan relatif rendah dikisaran 6.2 trilyun dengan jumlah saham yang dipertukarkan 146.50 juta. Walaupun volume transaksi naik tinggi namun didominasi oleh saham saham cheap and cheerful yang kemarin aktif. Top volume ditopang oleh saham saham seperti BUMI ENVY BEST JSKY dan FREN. Bahkan di top gainer sendiri mostly yang manggung adalah saham saham lapis 3 seperti JSKY TECH PURE DEAL. Hal ini wajar mengingat saat saham market mover datar, market akan memberikan kesempatan saham saham tersebut untuk aktif di running trade.

Detail Market Summary Selasa 8 September 2020

Letusan  Saham Sektor Teknologi Bawa NASDAQ Zona Koreksi

Saham saham teknologi yang menjadi primadona pendorong kenaikan NASDAQ dan S&P500 all the high mulai meletus. NASDAQ yang menjadi rumah saham saham teknologi ambles -4.1% dan membawanya ke zona koreksi. Apa itu zona koreksi ? Kondisi saat harga sudah lebih rendah -10% dari level tertingginya selama 52 pekan. Saham yang naik dramatis tahun ini TESLA amble -21.1% setelah sahamnya gagal masuk ke dalam komponen S&P 500. Tak ketinggalan juga saham produsen iPhone yang terpuruk -6.7% dan bawa emiten Tim Cook ini turun lebih dari -14% selama 3 hari. Tak ketinggalan juga kelompok saham FAANG dan MAGA yang turun bervariasi antara -1.8% hingga -6.7%

Tidak hanya NASDAQ yang alami koreksi. 2 index utama lainnya DOW dan S&P juga ambruk di perdagangan semalam. DJIA turun -632 point dan semakin menjauh dari level 29000. Sedangkan S&P 500 terpangkas -2.8% sehingga membuatnya selama 3 hari ini turun hampir -7%.  Apakah semua saham di DOW turun semalam ? Tidak juga. Masih ada Nike, McDonald, Disney dan Caterpillar yang ditutup tetap naik. Banyak pengamat yang menduga bahwa terjadi shifting dari saham saham WFH (teknologi) ke saham saham Consumer Discretionary dan Defensif. Hal ini terjadi karena sudah terlalu tingginya valuasi saham saham teknologi di era pandemi.

Satu kabar yang kurang sedap juga berasal sektor farmasi terkait dengan trial vaccine. 9 perusahaan farmasi tidak akan terburu buru untuk merilis vaksin karena alasan politis. Banyaknya tekanan politis jelang pemilu Amerika 3 November membuat kekhawatiran bila deadline virus ready sebelum pemilu akan abaikan faktor keamanan. Presiden Trump sendiri berusaha menjadi ketersediaan vaksin sebelum pemilu sebagai salah satu kampanye keberhasilannya. 

Astra Zeneca, Pfizer, GSK dan Moderna menyatakan tidak akan ajukan penggunaan vaksin untuk kedaruratan sampai ada data yang cukup dari fase tiga clinical trial. Hal ini membuat saham Astra Zeneca semalam anjlok lebih dari -6%

Index Potensi Gap Down ? Saatnya Beli Saham Big Cap di Harga ARB ?

Kekhawatiran market hari ini adalah amblesnya 3 index utama Wall Street akan menjalar ke regional dan lokal. Wall Street sebagai barometer pergerakan saham dunia menjadi tolok ukur ‘tone dan manner’ market setiap hari. Memang tidak ada jaminan bahwa bila DOW turun -2,25% maka otomatis akan turun juga dengan besaran yang sama. Namun secara psikologis hal ini akan membuat kegalauan psikologis investor di awal perdagangan.

Hari ini market berpotensi dibuka gap down dimana harga pembukaan lebih rendah dari penutupan kemarin. Hal ini wajar karena banyak investor yang akan take profit guna mengamankan posisi portofolionya. Biasanya saat terjadi sell off ini ada baiknya tidak serta merta melakukan aksi jual. Untuk investor retail yang masih ada dana bisa gunakan  gap down strategy untuk cari cuan dari scalping. Tekniknya adalah membeli saat di harga koreksi (misalkan di jaga di level -4% hingga ARB) saham saham market mover

Beberapa saham seperti BBCA KAEF INAF TKIM INKP biasanya bisa menggunakan strategi gap down bila terkoreksi lebih dari 4%. Pastikan untuk pantau gerakan harganya dan power buy nya untuk mengetahui apakah harga mulai di HAKA oleh trader saat harga capai level koreksi -4% hingag ARB. 

Cek link ini untuk tahu strategi trading saat gap down. Kondisi ini sama persis dengan saat IHSG mulai alami fase konsolidasi di bulan Juni

Hari ini index akan bergerak dalam rentang 5145 – 5263. Bila hari ini index closed dibawah level 5219 maka index akan terkonfirmasi membentuk pola downtrend.

Analisis Daily Chart IHSG

Fokus gap down strategi pada saham saham seperti : BBCA BBRI BMRI ASII TPIA INKP TKIM ICBP HMSP GGRM INDF INTP

Bila ada saham saham yang menjadi simpanan tabungan bisa mulai start reakumulasi pada saat terjadi pantulan di area support kuatnya. Baik gunakan MA20-MA60 daily ataupun horizontal support/fibo retracement.

Tone dan Manner Hari Ini : Index Wall Street Ambles, Saatnya Terapkan Strategi Gap Down Buru Saham ARB

Support – Resisten  :  5145 – 5263

Tools Belajar Saham Gratis

Tidak punya waktu banyak untuk belajar saham dan melakukan analisis saham ?

Kami berikan shortcut untuk para pemula secara mudah

  1. Download aplikasi TETRA SAHAM di https://onelink.to/tetrasaham
  2. Download ebook yang menjelaskan bagaimana bisa cuan dengan menggunakan aplikasi  TETRA SAHAM di https://rebrand.ly/cuanpakaitetra
  3. Tonton dua video ini sampai habis dan jangan ada satu menit pun  yang dilewatkan

Video 1 https://youtu.be/R4IZOhnfAwk

Video 2 https://youtu.be/ojTxa1fleis

#KalauGakCuanKebangetan #YangBelajarPastiCuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *