Apakah Krisis Bursa Saham Sudah Selesai ?

Index melejit +4.07% dan membuat IHSG secara teknikal masuk ke area bullishnya dimana sudah lebih +20% dari low tahun ini (sementara). Selain itu kenaikan kemarin telah memposisikan garis moving average mulai berpotongan. EMA7 mulai berpotongan dengan MA20 sebagai awal short term uptrend.  

Dalam perdagangan kemarin jumlah saham yang naik lebih dari 2x lipat jumlah saham turun. Perbandingan 287 vs 130. Hal ini tercermin dari hijaunya semua sektor yang ada di IDX dengan kenaikan minimal +1.96%.  Penguatan IHSG +118 point didorong oleh lompatnya sektor PROPERTY +7.12% dan INFRA +5.57%. Apalagi semua saham yang jadi penggerak utama komposit naik. HMSP pimpin kenaikan hingga +10.90% disusul oleh GGRM +6.8% dan TPIA +6.56%. Kenaikan kemarin juga disupport oleh cukup ramainya transaksi perdagangan capai 91 juta lot dengan nilai 7.54 trilyun

Sektor PROPERTY naik signifikan setelah kelompok pengembang dan konstruksi karya naik tajam. Saham saham unggulan dari pengembang besar Pakuwon, Ciputra dan Summarecon naik diatas +20%. PWON +20.93%, CTRA +25%, SMRA +20.28%  ASRI +21.81% sedangkan BSDE naik +16.90%. Selain itu konstruksi karya juga naik kencang. WIKA +24.72%, WSKT +24.5%  ADHI +23.07%dan PTPP +24.56%. Namun naiknya sektor ini belum membuat PROPERTY  ini aman masuki zona bullish,  karena  belum berhasil naik +20% dari level terendah 306.17. Dengan penutupan kemarin hanya sampai level 349.33 maka masih dibawah threshold 367.04 sebagai titik konfirmasi.

Asing Lakukan Mark Up Untuk Buang Barang Merata

Walaupun IHSG berhasil keluar dari zona bearish setelah kemarin breakout level +20% bottom 3911 tidak membuat investor asing lakukan penjualan. Alih alih mencatatkan net buy justru asing ramai lakukan profit taking.  Aksi ini hampir merata di semua sektor.MISC-IND -103, TRADE -62, PROPERTY -52, INFRA -55, FINANCE -87 dan BASIC-IND -21 (semua dalam satuan milyar). Total jumlah net sell kemarin capai  -489 milyar dimana -410 milyar dicatatkan dari pasar regular.

Yang menarik adalah terjadi mark up harga di saham saham unggulan untuk profit taking. Kondisi ini terjadi saat harga naik  tetapi asing malah jualan. Saham yang kena mark up namun dibuang asing adalahBBRI -134 milyar, ASII -109 milyar dan BMRI -57 milyar. Saham lain yang jadi sasaran asing juga BBNI, UNTR, BTPS dan INDF. Asing catatkan net buy selektif pada BBCA +153 milyar, TLKM +57 milyar, ICBP +19 milyar. Disamping dari CPIN UNVR dan ITMG.

Wall Street Masuki Zona Bullish

Secara resmi Wall Street sudah masuk zona bullish semalam, setelah 3 index alami penguatan yang signifikan. DOW naik +1627 point, S&P 500 terapresiasi +7.03% dan NASDAQ lompat +540 point ke 7913 dekati level 8000. Kondisi ini semakin solid dengan makin rendahnya VIX ke level 45.24 yang sudah nyaris 50% terpangkas dari level tertinggi saat koreksi di 82.68. Angka ini menjadi yang terendah dalam 2 pekan.

Harapan bahwa mulai terjadi slowing down dari penambahan kasus COVID baru di Eropa dan Amerika menjadi harapan bagi para pelaku pasar. Apalagi catatan dari negara bagian New York dan New Jersey mulai ada harapan perbaikan

Dukungan dari sektor swasta untuk melakukan penanganan terhadap penyebaran COVID di Amerika sangat massive. 3M sudah sepakati untuk supply 166.5 juta masker untuk persediaan selama 3 bulan. Beberapa industri mobil di Detroit seperti Ford dan GM telah melakukan pivot sebagian line produksi nya untuk membuat ventilator sebagai alat bantu nafas bagi para pasien gawat.

Sektor INFRA dan CONSUMER Masuki Zona Bullish

Secara teoritis sektor INFRA dan CONSUMER sudah mulai masuki zona bullish saat berada 20% dari level terendahnya.

  • INFRA :  Low 673, Threshold 807, Close kemarin 871
  • CONSUMER : Low 1304, Threshold Bullish 1618, Close kemarin 1789

Beberapa saham unggulan sektor ini memiliki trading plan sebagai berikut

TLKM : sudah break target retracement fibo 50 di 3165, jadikan sebagai trailing stop dengan target akhir 3880

EXCL : sudah mendekati target final swing naik fibo 100 di 2610. Bisa jadi area profit taking. Buy back di area 2115 – 1960

ISAT : sama seperti EXCL, target final swing naik fibo 100 di 2320. Jadi area profit taking dengan buy back di area 1755 – 1890

JSMR mulai mendekati target ½ swing fibo 50 di 3575. Jadikan 3250 sebagai trailing untuk add bila terjadi pull back.

HMSP : sudah dekati target final fibo 100 di 1820. Profit taking dan buy back di 1490 – 1560

UNVR : target fibo 100 pernah disentuh di level 7725. Dapat dijadikan area profit taking dengan buy back di 6500 – 6800

IHSG Masuk Area Bullish Potensi Dekati Level 5000

Setelah memasuki area bullish kemarin, candle IHSG sudah berada di atas level support MA20 nya. Apalagi dengan kondisi EMA7 dan MA20 dekati golden cross bawa peluang index untuk menguat hingga level 5000 – 5290.  Kondisi ini didukung oleh stoch yang sudah berada di area 50 – 80 dan belum masuk ke area overboughtnya. Jadi kekuatan bull masih cukup kuat. Selain itu MACD histogram masih dalam arah yang positif tandakan trend naik masih terjadi.

Hari ini index masih punya potensi penguatan dengan rentang support dan resisten 4560 – 5063

Tone dan Manner IHSG :  IHSG Masuki Zona Bullish, Dua Garis MA Golden Cross Tanda Short Uptrend

Potensi Pergerakan :  4560 – 5063

******

Dalam sebuah bisnis dan perdagangan pasti ada pihak pihak yang punya peran untuk menggerakkan pasar.  Tujuannya ada dua : membuat market menjadi attractive karena partisipasi tinggi dan yang pasti bisa mendatangkan keuntungan.

Orang yang memiliki kemampuan untuk menggerakkan pasar ini disebut sebagai market sponsor. Ada juga yang mengenalinya dengan nama BANDAR (walaupun terkadang jadi memiliki konotasi negatif)

Nah penting sekali untuk mengetahui dari kegiatan market sponsor tadi termasuk memperhatikan akumulasi dan distribusi sahamnya. Semuanya dipelajari di materi Pengenalan Teori Bandarmologi

Develop Skill Swing Trading dengan pendekatan Bandarmology bersama Bro Jack. Daftar dengan klik link ini –> Loket.COM https://www.loket.com/event/belajar-bandarmology-sahamology-id_EIg

*******

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *