IHSG kembali melaju kencang +145 point setelah aturan PSBB tidak seketat yang dibayangkan oleh pelaku pasar. Index kemarin tutup di level 5161.82 berhasil closing gap resisten 5084-5135. Jumlah saham yang naik 3x lebih banyak dari jumlah yang turun : 357 vs 115. Semua sektor menguat dengan PROPERTY dan BASIC-IND menjadi yang paling kuat kenaikannya : +6.46% dan +4.28%.  Dari 10 Top Mover mayoritas menguat dengan 2 saham Bank BUMN : BMRI dan BBRi menjadi yang paling kuat lajuannya. BBRI naik +5.84% close di 3440 dan BMRI naik +5.02% ke level 5750.

Sektor Mover IHSG Senin 14 September 2020

Dalam perdagangan yang relatif ramai, value transaksi capai 9.74 trilyun dengan 142.35 juta lots saham dipertukarkan. Frekuensi transaksi tinggi capai 734ribu kali transaksi. Aktivitas investor asing masih tetap lakukan outflow. Di pasar regular asing catatkan net sell -494 milyar. Sedangkan di pasar tunai dan nego terjadi outflow -153 milyar. Saham BBCA dan ASII masih mendominasi net sell asing sebanyak -193 milyar dan -110 milyar. Sedangkan inflow asing tercatat di saham saham BBRI +213 milyar, TLKM +18 milyar, ICBP +13 milyar dan BRPT +9.5 milyar.

Detail Market Summary Senin 14 September 2020

Bagaimana Prospek Kenaikan Harga Bank BUMN Utama Setelah Rebound  &  Tutup Gap ?

Saham saham Bank BUMN utama kemarin naik tajam dipimpin oleh BBRI. Setelah hari Jumat bentuk piercing line dan sentuh area support 3010, kemarin berhasil tutup gap nya. Gap yang terbentuk hari Kamis berhasil dituntaskan oleh candle kemarin. Kenaikan ini membuat candle saat ini berada diatas level EMA7 support 3400. Jalur kenaikan BBRI berikutnya adalah 3525-3740. Jadikan garis EMA7 nya sebagai trailing stop yang dinamis untuk proteksi profit.

Analisis Daily Chart BBRI

Saham BMRI juga berhasil tutup gap nya di 5750 setelah memantul dengan pola piercing line di support 5050. Sama halnya dengan BBRI, saat ini sudah memiliki pijakan EMA7 sebagai trailing di 5724. Target penguatan berikutnya adalah 5985 dan 6150.

Analisis Daily Chart BMRI

Berbeda dengan pola reversal BBRI dan BMRI yang piercing line, BBNI membentuk pola engulfing setelah sentuh support 4420. Candle kemarin berhasil menutup gap tapi sisakan celah baru 4880-4910 pasca gap up di pembukaan pagi. Candle telah memiliki support EMA7 5020 untuk trailing dan punya target penguatan berikut ke 5131 dan 5375

Analisis Daily Chart BBNI

Wall Street Gemilang, Komoditas Logam Mineral Menanjak.

Dalam perdagangan semalam tiga index utama Wall Street serempak menguat setelah sentimen trial vaksin COVID dilanjutkan oleh para drugmaker. DJIA naik  +327 point dan kini sedikit di bawah level psikologis 28000. S&P 500 naik +1.27% ke level harga 3383 sedangkan NASDAQ tutup diatas level psikologis 11ribu nya setelah naik +203 point. Optimisme para analis seperti Goldman Sachs dan Deutsche Bank bahwa aksi jual saham saham teknologi selesai mulai terjawab. Saham TESLA sebagai hot stock tahun ini naik lebih dari +12% ditopang oleh ekspektasi demand terhadap mobil listrik di China yang meningkat.  Dua kabar corporate action membuat sektor tech alami penguatan. Oracle yang akan menjadi partner TikTok di Amerika dorong saham Oracle naik +4.3%. Nvidia yang beli USD 40 milyar saham ARM dari Softbank membuat saham Nvidia naik +5.8% dan dorong saham saham chipmaker lain terangkat.

Harga minyak semalam turun -0.19% setelah OPEC downgrade demand minyak mentah 2020 menjadi 90.2 juta barrel per hari. Angka ini turun 400ribu barrel dari forecast sebelumnya dan juga kontraksi dari angka tahun lalu 9.5 juta barrel per hari.  Selain itu ada pengaruh negatif terhadap demand minyak  di 6 bulan pertama 2021 khususnya dari negara Asia seperti India yang saat ini masih struggle dalam penanganan COVID19. 

Di sisi lain, pelemahan nilai tukar USD terhadap  GBP membuat harga emas naik +1%. Kini logam mulia itu diperdagangkan USD 1966 per troy ounce masih dibawah level 2000 nya. Selain itu harga Timah dan Nikel juga alami apresiasi sehingga jadi peluang untuk trio INCO TINS ANTM disamping MDKA HRUM dan UNTR.

Tantangan IHSG Untuk Tutup Gap 5210-5232 dan  Break MA20 Daily Resisten 5240

Pekan ini tantangan IHSG adalah untuk tutup 5210-5232 dan MA20 5240. Ini menjadi semacam cluster resisten yang mungkin saja sulit untuk ditembus dan paksa IHSG alami retracement. Apalagi kondisi stoch yang belum berhasil menyebrang dari area > 50 yang bisa saja menjadi signal datangnya kembali para profit taker jangka pendek.  Kabar baiknya adalah MACD histogram sudah mulai positive direction tanda mulai adanya penguatan trend.

Index hari ini berpotensi menguat terbatas menguji area 5230-5240 sekaligus uji area support 5127-nya apakah cukup kuat untuk lanjutkan kenaikan. Bila IHSG tertahan di area 5240 dan terjadi retracement pekan ini maka bisa saja jadi potensi untuk tutup gap bawah 5016-5059

Analisis Daily Chart IHSG

Selain saham saham FINANCE, naiknya kembali harga komoditas bisa jadi potensi untuk sektor MINING dan AGRI diperhatikan hari ini. Saham watchlist hari ini termasuk : BMTR BRIS BULL INKP SMRA SSIA TINS ANTM WIIM BBRI BBNI EXCL INCO TBLA

Tone dan Manner Hari Ini : Challenge IHSG Untuk Tembus Cluster Resisten di 5240 Atau Retracement

Support – Resisten : 5025 – 5230

Ketinggalan Kelas Sahamology ? Belajar Lanjutan Dengan Video On Demand

Dapatkan video video edukasi terbaik SAHAMOLOGY di situs www.tetrasaham.com/vod  Ketinggalan workshop mini class ? Bisa beli videonya dengan skema rental 30 hari

Ikut workshop tapi lupa beli paket dengan playback ? Bisa juga beli Video On Demand nya. Murah banget. Cuma Rp 100.000 dengan rata rata durasi 2 jam edukasi

Topiknya mulai dari Scalping, Psikologi Trading, Investasi dan Fast Trading.

Download dan install update terbaru ini dari link http://onelink.to/tetrasaham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *