Setelah membaca mengenai Candlestick Kontemporer, mungkin sebagian dari kita menjadi bertanya-tanya: kira-kira aplikasi dalam kehidupan sehari-hari bakal seperti apa ya?

Salah satu contoh yang kemarin sempat saya capture adalah dalam hal melihat pergerakan dari bursa regional.

Gambar diatas adalah gambar dari pergerakan indeks Hang Seng yang sempat saya capture di pagi hari. Indeks Hang Seng terlihat bergerak turun, menguji gap yang ada di kisaran 27314 – 27436.

Nah.. di sore hari, ternyata, posisi penutupan dari Indeks Hang Seng adalah seperti berikut ini:

Indeks Hang Seng ditutup pada level 27308, dibawah gap 27314 – 27436. Penutupan dibawah gap ini berarti indeks Hang Seng ditutup dengan signal negatif, karena penutupan dibawah gap adalah signal bahwa trend turun akan berlanjut.

Hasilnya … kebetulan.. di malam harinya. . Indeks Dow Jones ditutup dengan koreksi yang cukup dalam.

Bagaimana dengan kondisi indeks Hang Seng pagi hari ini ? (24 Februari 2019)

Ternyata indeks Hang Seng sedang kembali menguji gap selanjutnya di kisaran 26926 – 27029. Akankah Hang Seng kembali ditutup dengan signal negatif? Ataukah Indeks Hang Seng ditutup dengan signal ‘agak negatif’ di kisaran 26926 – 27029? atau malah HSI bisa memberikan signal positif dengan ditutup diatas level 27029?

Kita lihat nanti sore deh… kondisinya seperti apa. Yang jelas: karena ini sentimennya adalah sentimen global, sentimen menyebarnya Corona Virus ke seluruh dunia, sentimennya adalah cenderung negatif. Dengan trend turun, kita sebaiknya hanya mengambil posisi ‘beli simpan’ ketika terlihat adanya signal positif. Jika tidak ada signal positif, ya sudah.. kita trend following saja.. mengikuti kira-kira trend turun ini arahnya mau kemana.

Mau tahu kemana arah IHSG kalau suport di kisaran 5.800 – 5.850 gagal bertahan? Silakan ikuti pada tulisan saya berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *