Peluang Untuk Koleksi Saham BUMN Penggerak Market

Walaupun sempat berada di zona hijau hingga capai level 4747, namun sentimen global dan regional paksa IHSG melorot hingga -1.71%.  Faktor  warning IMF tentang pelambatan ekonomi global imbas corona menjadi salah satu sebab. Selain itu keluarnya laporan keuangan bank bank besar  Amerika yang terpangkas labanya rata rata -40% dorong Wall Street turun. Akhirnya imbas COVID terhadap emiten mulai tercatat nyata semalam. Hal ini sebabkan 18 Saham BUMN rontok lebih dari -3.1%, padahal sebagian besar adalah blue chip atau market mover.

Saham Blue Chip Bergerak Searah dgn Sentimen Global

Kemarin terjadi lagi penurunan index yang lumayan tajam walaupun tidak akibatkan halting perdagangan. 277 saham bersamaan alami koreksi saat  hanya 131 saham naik. Index sempat turun ke level terendah 4605 sebelum berangsur pulih di sore hari memantul dari +20 point dan tutup di 4625. Mayoritas sektor terkoreksi dengan MISC-IND dan INFRA menjadi yang paling berat hingga -2.5% dan -2.3%.  Sektoral hanya sisakan AGRI yang kemarin positif  tipis +0.1% ditopang masih ada 6 saham naik saat 8 lainnya turun.

Mayoritas saham saham unggulan sebagai market mover IHSG terkoreksi. Hanya TPIA dan BRPT yang masih hijau. Saham milik taipan Prajogo Pangestu ini masih bisa naik +0.66% dan +1.01% bersama dengan BBNI +1.2% dan KLBF +2.1%. Koreksi saham saham unggulan seperti BBRI -4.8%, TLKM -4%, HMSP -4.7%  dan ASII -3.53% paksa index saham aktif LQ45 terkoreksi -2.50%.  Penurunan ini tandakan bahwa sentimen global punya dampak langsung kepada saham saham penggerak index yang aktif atau blue chip.

Ada 18 dari 20 Saham BUMN Yang Rontok Kemarin, Beberapa Undervalue

Salah satu index yang kemarin turun lebih dalam IHSG adalah index 20 saham BUMN yang dikenal dengan IDXBUMN20. Bila IHSG hanya terpangkas hanya -1.7% maka index BUMN ini turun -3.16%.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? Karena 3 saham unggulan BUMN di index ini yang punya bobot lebih dari 75% rata rata terpangkas diatas -3.70%. Mereka yang terpangkas adalah BBRI -4.82% TLKM -4.01% dan BMRI -3.71%. Selain itu beberapa saham BUMN yang kemarin turun lebih dari -5% adalah : SMGR -6.86% PTBA -5.76% PGAS -6.66% ANTM -5.4% WSBP -5.32% WTON -6.76% WEGE -5.43% dan ELSA -5.66%

Saham BUMN IDXBUMN20

Rontoknya saham saham BUMN ini menjadi sebuah kesempatan untuk potensi investasi, khususnya yang under value dengan PBV Ratio  pada rentang 0.5 – 0.8. Sebagai contoh ELSA saat ini dibandrol 0.41x dari book valuenya 490. BBNI 0.64x BV senilai 6570. PGAS 0.51x dan ANTM 0.63x

Cek detail analisis nya dengan memperhatikan faktor teknikal seperti menggunakan fibonacci retracement untuk dapatkan harga beli dan target  jangka pendek terbaik.

Wall Street Terbakar Laporan Keuangan Emiten

Akhirnya dampak langsung dari coronavirus sambangi emiten. Keluarnya laporan keuangan bank bank besar Amerika paksa DOW dan S&P terkoreksi -1.9% dan -2.2%. Ada dua sektor S&P 500 yang turun dalam semalam   : Finance dan Energy.

Rata rata perbankan besar alami penurunan laba hingga -46%, sebut saja Bank of America, Citigroup dan Goldman Sachs.  Turunnya laba ini disebabkan oleh kenaikan cadangan provisi kerugian akibat kredit macet yang dilakukan oleh bank. Ambil contoh di BoA cadangan ini meningkat USD 3.6 milyar untuk antisipasi kenaikan NPL (non performing loan) alias kredit macet.

Turunnya harga minyak akibat kenaikan cadangan minyak mentah Amerika, rendahnya angka manufacturing output ke level -78.2 dan turunnya penjualan retail -8.76% menjadi yang terburuk sepanjang periode resesi. Hal ini sangat wajar mengingat terhentinya semua aktivitas akibat pembatasan sosial berskala besar yang akibatkan banyaknya toko dan pabrik tutup sementara waktu.

Walaupun pandemi corona di Amerika telah mencapai peaknya namun dampak buruknya mulai dirasakan satu per satu terhadap ekonomi. Kemarin angka kematian per hari di US capai rekor 2340 dengan penambahan kasus positif lebih dari 27 ribu. Secara total corona telah sebabkan 28ribu orang meninggal di Amerika dari 641ribu orang yang terjangkiti.

Malam ini market akan menunggu data jobless claim. Bila pekan lalu 6.61 juta orang klaim manfaat ini sehingga total unemployment telah capai lebih dari 16 juta atau 10% angkatan kerja. Analis lakukan estimasi angkanya akan bertambah 5.25 juta orang pekan ini.

Market Berfluktuasi Pantau Sentimen dan Katalis Baik Buruk

Saat ini index masih bergerak fluktuatif dalam rentang 4562 – 4780. Kondisi buruk bila index malah keluar dari area tersebut dan breakdown 4569-4562. Bila skenario ini  terjadi maka index akan menuju target koreksi ke area 4443 yang merupakan area retracement fibo 50% nya.

Masih menguatnya nilai tukar rupiah dan rendahnya harga minyak menjadi katalis yang positif untuk tidak jadi beban tambahan buat makro ekonomi Indonesia.

Untuk trading cepat saham saham seperti KLBF TCPI TBIG BBNI PWON BRPT SCMA BBCA BBTN PGAS MNCN ERAA EXCL MDKA INKP bisa tetap menjadi watchlist. Area beli dan jualnya dalam dilakukan dengan menggunakan teknik baik Tape Reading maupun Tick Chart.

Support dan Resisten IHSG hari ini : 4428 – 4714

Tone dan Manner Hari Ini : 18 dari 20 Saham BUMN Rontok, Cari Yang Under Value

Support – Resisten  : 4428 – 4714

******

Tidak semua saham cocok buat investasi. Sama seperti halnya tidak semua saham cocok untuk trading. Saham untuk investasi harus punya kriteria tertentu sehingga bisa mencapai tujuan finansial  yang diinginkan.

Ada yang ingin agar nilai investasinya berlipat ganda dalam jangka 5 tahun. Ada yang ingin mendapatkan dividen yang stabil selama holding saham tersebut. Nah untuk mendapatkan saham dengan nilai investasi berlipat perlu menggunakan satu skema yaitu VALUASI SAHAM.

Dalam kondisi krisis seperti sekarang banyak saham saham yang sudah undervalue. Apa itu under value ? Harga yang dibayarkan untuk membeli saham tersebut lebih rendah dari value/nilai yang kita dapatkan.

Ikuti kelas mencari saham under value bersama Bro Jack. Klik link pendaftaran di LOKET.COM >>>> https://www.loket.com/event/mencari-saham-under-value-sahamology-id_Efc

*********

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *