...

Tekanan jangka pendek masih terasa, tapi struktur IHSG belum rusak—peluang ada bagi yang sabar dan t

Sahamology - 20 Feb 2026

⚡Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG ditutup melemah -0,43% ke 8.274, turun dari open 8.357 dengan volatilitas tinggi (low 8.252, high 8.376). Tekanan datang dari asing net sell Rp246 miliar, meski likuiditas tetap kuat dengan value Rp25,6 triliun dan volume 6,3 miliar lot. Secara sektoral, rotasi masih terjadi: Basic (+2,85%), Transport (+1,92%), dan Energy (+0,82%) memimpin penguatan. Sebaliknya, Technology (-1,16%) dan Finance (-1,03%) menjadi penekan indeks. Ke depan, pasar cenderung konsolidasi selektif dengan fokus pada saham berfundamental solid, sektor defensif–komoditas, dan peluang trading berbasis rotasi sektor.


⚡Global Market

Indeks AS ditutup negatif: Dow Jones -0,54%, Nasdaq -0,31%, S&P 500 -0,28%. Tekanan jual saham teknologi besar dipicu ketidakpastian AI & profitabilitas. Strategi barbell disarankan, sambil menanti notulen The Fed dan data ekonomi AS sebagai penentu arah pasar.


⚡Asia Market

Pasar Asia bergerak mixed dengan bias positif. Nikkei naik +0,57%, didorong harapan stimulus ekonomi Jepang pasca dinamika politik, meski pertumbuhan ekonomi lemah jadi catatan. Hang Seng relatif sepi karena libur, dengan minat terbatas di sektor pertambangan. KOSPI melonjak +3,09%, mencetak rekor baru berkat reli saham semikonduktor AI dan arus dana asing. Ke depan, fokus tetap pada rotasi sektor dan sensitivitas isu AI & teknologi.


⚡Komoditas

WTI Oil melonjak +2,08% ke USD 66,40, terdorong optimisme geopolitik AS–Rusia–Iran, namun dibayangi risiko oversupply setelah stok minyak AS melonjak tajam. Harga emas naik +0,47%, bertahan di level tinggi tapi mulai konsolidasi seiring aksi ambil untung institusi. Sementara itu, CPO MYX relatif sideways, minim katalis baru dan masih menunggu sentimen regional sebagai penentu arah berikutnya.


⚡Rupiah & Kurs

Rupiah stabil di 16.879/USD, ditopang keputusan BI menahan suku bunga dan sentimen positif kerja sama dagang RI–AS. Namun, DXY naik ke 97,83 seiring sikap hawkish The Fed, membuat pasar masih wait and see terhadap arah moneter dan pergerakan nilai tukar.


⚡Berita Emiten & Korporasi

INET - Pengendali INET mengakumulasi 125,9 juta saham hingga kepemilikan naik ke 58,55%, yang dibaca pasar sebagai sinyal kepercayaan kuat dan mendorong lonjakan harga saham hampir 12% dalam satu sesi.

AVIA - Direksi AVIA mengakumulasi 6,5 juta saham di harga Rp450 senilai Rp2,9 miliar, yang dipersepsikan pasar sebagai sinyal kepercayaan manajemen terhadap fundamental di tengah tekanan harga jangka pendek.

MPPA - mengakuisisi aset properti strategis di Jawa senilai Rp780 miliar untuk ekspansi gerai, membuka peluang pemulihan kinerja namun disertai risiko tekanan permodalan mengingat ekuitas masih negatif dan utang berbunga tinggi.

GTSI - Dirut GTSI Ari Askhara mengundurkan diri hanya sebulan setelah menjabat, memunculkan perhatian pasar terhadap stabilitas manajemen dan sentimen saham jelang RUPSLB 26 Februari 2026.

WIFI - melalui anak usahanya resmi mengomersialkan 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia dengan paket Rp100 ribu/bulan, menargetkan 5 juta pelanggan dan recurring revenue kuat sepanjang 2026.


⚡Quick Technicals IHSG

IHSG masih bertahan di atas EMA 7, menandakan momentum jangka pendek belum rusak. Bollinger Band 20 cenderung menyempit, mengindikasikan fase konsolidasi. Stochastic 15 mengarah naik dari area bawah, membuka peluang rebound teknikal. Volume belum ekspansif, sehingga kenaikan berpotensi terbatas dan selektif.


⚡Watchlist Aplikasi Teman Trader

ARCI Signal

ADMR Trend Following

HRTA Swing Trade

MEDC Day Trading

MDKA Intraday Trading


Watchlist
View All

Akses Fitur Premium!

Tersedia Alert Signal, Screener, Watchlist dan AI analisa untuk portfolio saham Anda. Yuk berlangganan SAHAMOLOGY WEB untuk menikmati fitur alert watchlist untuk terus kamu pantau saham-saham pilihan. klik

Berlangganan Sekarang
Calendar Economic