...

Pasar Indonesia sedang disiram likuiditas, dunia diliputi ketidakpastian — di sinilah peluang besar

Sahamology - 15 Jan 2026

⚡Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG ditutup menguat +0,94% ke 9.033 setelah bergerak solid di rentang 8.980–9.049, didorong asing net buy Rp1,1 triliun dan nilai transaksi Rp28,2 triliun yang menegaskan minat beli masih kuat. Penguatan bersifat broad-based rally, dengan IDX Cyclical (+3,21%), IDX Infrastructure (+2,21%), dan IDX Industrial (+1,97%) menjadi motor utama, mencerminkan rotasi ke saham-saham berbasis pertumbuhan ekonomi. IDX Energy (+1,73%) dan IDX Basic (+1,26%) ikut menopang reli. Dengan likuiditas tetap tinggi dan aliran dana asing positif, outlook IHSG jangka pendek masih bullish, membuka peluang lanjutan kenaikan pada saham-saham sektor siklikal dan infrastruktur.


⚡Global Market

Dow Jones -0,09%, S&P 500 -0,53%, dan Nasdaq -1,00% tertekan oleh isu investigasi The Fed dan profit taking dekat rekor. Meski tren institusi masih bullish, risiko volatilitas jangka pendek meningkat, membuat pasar global cenderung lebih hati-hati.


⚡Asia Market

Nikkei 225 naik 1,48% menuju rekor berkat stimulus fiskal Jepang, yen lemah, dan reli saham otomotif serta teknologi. Hang Seng menguat 0,56%, ditopang saham teknologi China setelah izin penjualan chip AI NVIDIA, meski tertahan kebijakan Beijing. KOSPI naik 0,65% dalam fase konsolidasi sehat pasca rally besar, dengan fokus pada ekspor semikonduktor dan reformasi valas. Sentimen Asia cenderung bullish moderat, membuka peluang rotasi ke sektor teknologi dan eksportir.


⚡Komoditas

WTI Oil naik ke US$62,01 setelah sentimen geopolitik kembali menguat, dibantu lonjakan volume dan aksi beli institusi, tetapi risiko koreksi tetap tinggi jika menembus US$70. Emas terus bullish dan pecahkan rekor harga, didorong ekspektasi penurunan suku bunga global dan safe-haven demand. CPO konsolidasi tanpa katalis kuat, bergerak dalam range sempit sementara pasar fokus pada logam dan energi yang lebih volatil.


⚡Rupiah & Kurs

USD/IDR 16.855 masih tertekan oleh penguatan Dolar global meski volatilitas Asia rendah. DXY 99,06 stabil pasca data AS, namun risiko koreksi Dolar 2026 tetap ada. Outlook rupiah jangka pendek hati-hati, terutama saat risk-off meningkat.


⚡Berita Emiten & Korporasi

PGEO - PGE memulai tahap eksekusi PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW untuk memperkuat kapasitas panas bumi nasional sejalan dengan target energi terbarukan hingga 2030.

BMRI - membagikan dividen interim Rp9,3 triliun (Rp100/saham) sebagai sinyal fundamental, likuiditas, dan kinerja yang tetap tangguh di tengah dinamika ekonomi global.

ASII - mengakhiri buyback lebih cepat setelah menyerap 305,21 juta saham senilai Rp1,99 triliun, menandakan alokasi dana aksi korporasi telah terserap optimal.

INET - Pengendali INET memborong 2,8 miliar saham senilai ±Rp1,37 triliun hingga kepemilikan naik ke 54,93%, memicu spekulasi pembalikan tren di tengah volatilitas harga.

IATA - Tender sukarela Karya Pacific di IATA berpotensi kurang efektif karena harga saham sudah melambung jauh di atas harga penawaran Rp99, meski manajemen menegaskan tidak ada perubahan kendali.


⚡Quick Technicals IHSG

Harga masih bertahan di atas EMA 7 dan bergerak di area atas Bollinger Band 20, menandakan trend bullish. Stochastic 15 berada di zona overbought, memberi sinyal momentum kuat namun rawan konsolidasi. Volume meningkat, mengonfirmasi minat beli masih dominan dan peluang kelanjutan tren tetap terbuka.


⚡Watchlist Aplikasi Teman Trader

PTRO Signal

MAPI Trend Following

BBTN Swing Trading

HRUM Day Trading

ANTM Intraday Trading

Watchlist
View All

Akses Fitur Premium!

Tersedia Alert Signal, Screener, Watchlist dan AI analisa untuk portfolio saham Anda. Yuk berlangganan SAHAMOLOGY WEB untuk menikmati fitur alert watchlist untuk terus kamu pantau saham-saham pilihan. klik

Berlangganan Sekarang
Calendar Economic