Pasar dibuka dengan sinyal kehati-hatian yang konstruktif. IHSG cenderung konsolidasi dengan bias bullish, didukung aliran dana asing selektif, likuiditas solid, dan rotasi sektor berbasis pertumbuhan dan siklikal. Sentimen global masih mixed, dengan tema AI menopang risiko terbatas, sementara komoditas energi bearish dan emas tetap kuat. Rupiah tertekan moderat, membuat strategi selective buy on weakness dan manajemen risiko tetap krusial.
“Global mixed, komoditas tertekan, tapi IHSG tetap resilien—selektivitas jadi senjata utama trader hari ini."
⚡Indeks Harga Saham Gabungan
IHSG ditutup menguat tipis +0,04% ke 8.930, bergerak volatil di rentang 8.916–8.971. Asing net buy Rp236 miliar dengan nilai transaksi Rp34 triliun menandakan minat beli selektif masih terjaga. Volume 3,3 miliar lot mencerminkan likuiditas solid. Secara sektoral, IDXIndustrial (+2,40%), IDXCyclic (+1,18%), dan IDXBasic (+1,11%) memimpin penguatan, mengindikasikan rotasi ke sektor berbasis pertumbuhan dan manufaktur.
Sementara itu, tekanan terlihat pada IDXTrans (-1,83%), IDXNonCyc (-0,93%), dan IDXTechno (-0,56%). Untuk perdagangan berikutnya, pasar berpotensi konsolidasi dengan bias positif, fokus pada saham industrial, siklikal, dan basic material dengan dukungan volume.
⚡Global Market
Pasar AS bergerak mixed, dengan Dow Jones (-0,94%), S&P 500 (-0,34%), dan Nasdaq (+0,16%) ditopang tema AI. Investor tetap risk-on terbatas, namun cenderung wait and see jelang data tenaga kerja AS. Sektor teknologi masih menarik, dengan volatilitas berpotensi meningkat.
⚡Asia Market
Pasar Asia bergerak mixed. Nikkei 225 (-1,06%) terkoreksi sehat usai reli panjang, dipicu profit taking sahamteknologi dan ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ. Hang Seng (-0,94%) melemah meski sentimen AI dan surplus perdagangan Tiongkok masih mendukung. Kospi (+0,57%) menguat, ditopang chipmaker dan tema AI, menjaga tren bullish teknologi Asia. Untuk sesi berikutnya, investor cenderung selektif, fokus pada AI, semikonduktor, dan ekspor.
⚡Komoditas
WTI Oil (-2,00%) melemah ke area USD55–56, ditekan sentimen geopolitik dan lemahnya permintaan global, menjaga bias bearish energi. Emas (-0,86%) tetap dekat all-time high, ditopang ekspektasi penurunan suku bunga global dan fungsi safe haven, tren menengah masih bullish. Sementara CPO MYX (+0,42%) bergerak sideways, pasar wait and see menanti katalis ekspor dan global.
⚡Rupiah & Kurs
USD/IDR (+0,06%) melemah ke area 16.770–16.780, mencerminkan tekanan eksternal dan kehati-hatian investor. DXY (+0,13%) bertahan positif, didukung data tenaga kerja dan perumahan AS, namun reli terbatas oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan meningkatnya diversifikasi global dari dolar.
⚡Berita Emiten & Korporasi
UNVR - melepas bisnis teh Sariwangi senilai Rp1,5 triliun sebagai bagian dari restrukturisasi portofolio untuk memperkuat kas, membuka ruang dividen, dan memfokuskan bisnis pada segmen inti ber-margin tinggi.TRIN - berhasil menghimpun dana segar Rp40,79 miliar dari pelepasan saham treasuri, mencerminkan strategi optimalisasi permodalan dan likuiditas yang berpotensi menjadi katalis positif bagi sentimen saham.
PJAA - menerima dana ganti rugi pengadaan tanah proyek tol senilai Rp175,91 miliar, memperkuat posisi kas tanpa berdampak material pada operasional dan mencerminkan stabilitas fundamental di tengah proyek infrastruktur nasional.
IATA - Karya Pacific menyiapkan dana Rp53 miliar untuk tender sukarela hingga 1,71% saham IATA di harga Rp99 per saham, berpotensi menaikkan kepemilikan menjadi 50,50% tanpa mengubah kendali maupun struktur manajemen.
KRAS - mengalihkan 154,77 juta saham Seri B dari Danantara Asset Management ke BP BUMN sebagai penyesuaian UU BUMN 2025, memastikan kepemilikan langsung negara 1% tanpa mengubah kendali maupun operasional perseroan.Harga masih di atas EMA 7, menandakan tren jangka pendek bullish. Bollinger Band 20 melebar, mengindikasikan volatilitas meningkat. Stochastic 15 berada di area overbought, rawan koreksi sehat. Volume meningkat, mengonfirmasi minat beli masih kuat dan momentum tren tetap terjaga.
⚡Watchlist Aplikasi Teman Trader
Ticker Signal/Screener
BBRI Signal
TLKM Trend Following
SRTG Swing Trade
ANTM Day Trading
HRUM Intraday Trading