...

IHSG bertahan, global volatil, dan buyback emiten bermunculan — smart money lagi siapkan sesuatu?

Sahamology - 05 Feb 2026

⚡Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG ditutup menguat tipis +0,30% ke 8.147 setelah bergerak volatil di rentang 8.050–8.195, menandakan pasar mulai stabil namun belum solid. Nilai transaksi mencapai Rp25 triliun dengan volume 2,1 miliar lot, sementara asing masih net sell Rp1,4 triliun menunjukkan tekanan distribusi belum selesai. Dari sisi sektor, IDXBasic melonjak +3,32% menjadi penopang utama indeks, diikuti IDXFinance +1,16% dan IDXIndust +0,72%. Sebaliknya, tekanan berat terjadi di IDXCyclic -4,02% dan IDXInfra -2,41%, mencerminkan kekhawatiran pada saham siklikal. Secara teknikal, IHSG masih rawan konsolidasi dengan peluang rebound terbatas selama arus dana asing belum berbalik masuk.


⚡Global Market

Wall Street bergerak mixed dengan Dow Jones naik +0,53%, sementara Nasdaq turun -1,51% dan S&P 500 melemah -0,51%. Kinerja positif Eli Lilly dan Super Micro menahan tekanan jual sektor teknologi. Namun ketidakpastian kebijakan The Fed dan risiko shutdown pemerintah menjaga volatilitas tetap tinggi.


⚡Asia Market

Bursa Asia bergerak mixed dengan Nikkei 225 turun -0,78% usai cetak rekor, tertekan sikap hawkish Bank of Japan yang membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan. Hang Seng naik tipis +0,05% didorong harapan pemulihan sektor properti China setelah pelonggaran regulasi. Sementara itu, KOSPI melonjak +1,57% melanjutkan reli kuat sektor teknologi, meski valuasi mulai rawan profit taking. Secara global, sentimen positif bertahan namun volatilitas masih tinggi.


⚡Komoditas

Harga WTI Oil naik +0,27% ke USD65,14 didorong penurunan stok minyak AS versi API, meski isu oversupply global masih membayangi pasar energi. Emas menguat +0,38% ke 4.964 setelah aksi jual besar awal pekan, dengan analis menilai koreksi sebagai fase sehat tren bullish jangka panjang. Sementara CPO Malaysia turun tipis -0,14% ke RM4.219, bergerak sideways menunggu katalis permintaan ekspor baru.


⚡Rupiah & Kurs

Nilai tukar USD/IDR stabil di 16.795 mencerminkan fase konsolidasi pasca volatilitas tinggi Januari, didukung optimisme Bank Indonesia dan prospek surplus dagang. Sementara DXY menguat ke 97,64 meski masih fluktuatif, dengan pasar menanti arah jelas kebijakan The Fed sebagai penentu tren dolar berikutnya.


⚡Berita Emiten & Korporasi

SRTG - Komisaris Utama SRTG Edwin Soeryadjaya mengakumulasi 1,53 juta saham senilai Rp2,48 miliar di tengah volatilitas pasar, memperkuat sinyal kepercayaan manajemen terhadap prospek jangka panjang perseroan.

BBYB - Gozco Capital kembali mengakumulasi saham BBYB hingga kepemilikan menembus 10,53%, seiring lonjakan laba Bank Neo Commerce yang memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek bank digital tersebut.

BRPT - mengumumkan buyback saham hingga Rp1 triliun di tengah gejolak IHSG, menjadi sinyal kuat kepercayaan manajemen terhadap fundamental perusahaan saat valuasi pasar tertekan.

CUAN - mengumumkan program buyback saham hingga Rp750 miliar dari kas internal sebagai sinyal kuat keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan di tengah volatilitas IHSG.

TPIA - meluncurkan buyback jumbo hingga Rp2 triliun dari kas internal sebagai sinyal kuat manajemen menilai saham undervalued di tengah volatilitas pasar.


⚡Quick Technicals IHSG

IHSG masih bergerak di bawah EMA 7 menandakan tekanan jangka pendek belum selesai. Harga berada dekat lower Bollinger Band 20, mengindikasikan fase oversold teknikal. Stochastic 15 turun di area bawah, membuka peluang technical rebound. Namun volume tinggi menunjukkan volatilitas dan distribusi masih aktif.


⚡Watchlist Aplikasi Teman Trader

TINS Signal

INCO Trend Following

BBRI Swing Trade

BBTN Day Trading

CUAN Intraday Trading


Watchlist
View All

Akses Fitur Premium!

Tersedia Alert Signal, Screener, Watchlist dan AI analisa untuk portfolio saham Anda. Yuk berlangganan SAHAMOLOGY WEB untuk menikmati fitur alert watchlist untuk terus kamu pantau saham-saham pilihan. klik

Berlangganan Sekarang
Calendar Economic