...

Bukan hari untuk agresif, tapi hari yang tepat untuk membaca arah dan menyiapkan posisi

Sahamology - 23 Feb 2026

⚡Indeks Harga Saham Gabungan

IHSG ditutup melemah tipis ke 8.272 (-0,03%) dengan volatilitas tinggi setelah sempat menyentuh high 8.328 dan low 8.237. Tekanan datang dari asing net sell Rp137 miliar, meski likuiditas pasar tetap solid dengan value transaksi Rp19,7 triliun dan volume 6,3 miliar lot, menandakan minat transaksi masih terjaga. Secara sektoral, rotasi sektor terlihat jelas: IDXFinance (+0,54%), IDXInfra (+0,92%), dan IDXIndust (+0,50%) menjadi penopang, sementara IDXNonCyc (-1,53%), IDXEnergy (-1,02%), dan IDXTrans (-1,06%) tertekan. Ke depan, pergerakan IHSG diperkirakan konsolidatif dengan peluang trading selektif pada sektor defensif dan saham berbasis likuiditas kuat.


⚡Global Market

Wall Street ditutup menguat dengan Dow Jones +0,47%, Nasdaq +0,90%, dan S&P 500 +0,69%, didorong kuat oleh musim laporan laba. Pertumbuhan earnings S&P 500 +14,5% memperkuat sentimen risk-on, meski risiko rotasi sektor dan disrupsi AI masih perlu dicermati untuk strategi selektif ke depan.


⚡Asia Market

Bursa Asia bergerak mixed. Nikkei 225 (-1,12%) terkoreksi meski masih dekat rekor tertinggi, seiring kewaspadaan valuasi dan konsumsi domestik Jepang. Hang Seng (-1,10%) melemah dengan volume tipis dan sentimen hati-hati, meski akumulasi saham logam dasar mulai terlihat. Sebaliknya, KOSPI (+2,31%) melonjak ke all-time high, didorong reli saham AI dan semikonduktor. Ke depan, pasar Asia cenderung selektif dengan fokus pada tema teknologi dan stimulus.


⚡Komoditas

Harga WTI Oil menguat ke US$66,48 (+0,12%) ditopang risiko geopolitik, meski potensi koreksi harga minyak muncul akibat lonjakan stok AS dan peluang kenaikan produksi OPEC+. Emas melonjak ke 5.108 (+2,14%) dan bertahan sebagai safe haven, namun tetap sensitif terhadap arah suku bunga AS. Sementara CPO Malaysia melemah ke RM4.092 (-0,61%), dengan fokus pasar pada prospek ekspor dan diplomasi dagang.


⚡Rupiah & Kurs

USD/IDR melemah ke 16.880 (+0,06%), mencerminkan tekanan Rupiah yang belum mereda akibat kekhawatiran fiskal dan prospek downgrade MSCI, meski pertumbuhan ekonomi solid. Sementara DXY di 97,79 masih volatil, tertekan ketidakpastian kebijakan The Fed, namun berpeluang rebound terbatas seiring perubahan sentimen global.


⚡Berita Emiten & Korporasi

ULTJ - Momentum Ramadan–Lebaran 2026 menjadi katalis positif bagi ULTJ untuk mendorong pertumbuhan penjualan produk dairy dan non-dairy, meski dampaknya dinilai lebih bersifat musiman dengan prospek tetap ditopang konsumsi domestik dan distribusi yang solid.

BFIN - menyiapkan buyback saham Rp100 miliar dari kas internal mulai 23 Februari 2026, menjadi sinyal kepercayaan manajemen dalam menjaga nilai saham di tengah volatilitas pasar tanpa mengganggu likuiditas.

KRAS - Krakatau Steel memulai pengiriman perdana 83.000 ton pipa baja untuk Proyek Strategis Nasional pipa gas Dusem, menegaskan peran kunci industri baja nasional dalam mendukung infrastruktur dan ketahanan energi Indonesia.

KAEF - resmi memperbarui nama perusahaan menjadi Persero PT Kimia Farma Tbk sejak 6 Februari 2026, menegaskan kepatuhan regulasi BUMN tanpa mengubah fokus bisnis farmasi dan layanan kesehatan.

TPIA - Chandra Asri mencapai 50% progres pembangunan pabrik CA-EDC di Cilegon, menegaskan komitmen hilirisasi industri kimia nasional melalui pengurangan impor, peningkatan ekspor, dan penguatan rantai pasok domestik menuju target operasi 2027.


⚡Quick Technicals IHSG

Secara teknikal, IHSG masih bergerak di atas EMA 7, menandakan trend jangka pendek tetap terjaga. Bollinger Band 20 mulai menyempit, mengindikasikan fase konsolidasi. Stochastic 15 mengarah naik dari area netral, membuka peluang lanjutan rebound, sementara volume moderat mencerminkan akumulasi selektif.


⚡Watchlist Aplikasi Teman Trader

PSAB Signal

EXCL Trend Following

BBRI Swing Trade

ENRG Day Trading

ADMR Intraday Trading


Watchlist
View All

Akses Fitur Premium!

Tersedia Alert Signal, Screener, Watchlist dan AI analisa untuk portfolio saham Anda. Yuk berlangganan SAHAMOLOGY WEB untuk menikmati fitur alert watchlist untuk terus kamu pantau saham-saham pilihan. klik

Berlangganan Sekarang
Calendar Economic