Asing kembali beli agresif, sektor kompak menguat, namun global volatility jadi pengingat bahwa disi
Sahamology - 24 Feb 2026
⚡Indeks Harga Saham Gabungan
IHSG menguat solid +1,50% ke level 8.398, ditopang asing net buy Rp1 triliun yang menandakan kembalinya kepercayaan investor global. Pergerakan indeks cenderung bullish konsisten, dibuka di 8.335 dan ditutup di area tertinggi, dengan value transaksi Rp23,3 triliun dan volume 2,5 miliar lot—menunjukkan partisipasi pasar yang sehat. Secara sektoral, penguatan dipimpin IDXBasic (+3,31%) dan IDXTrans (+3,09%), diikuti IDXEnergy, IDXFinance, dan IDXIndust yang masing-masing naik di atas 1,6%. Kinerja merata ini mengindikasikan risk-on sentiment masih terjaga. Untuk market berikutnya, momentum positif IHSG masih terbuka, dengan peluang rotasi sektor lanjutan pada saham basic materials, transportasi, dan energi, sambil tetap mewaspadai potensi profit taking jangka pendek.
⚡Global Market
Wall Street melemah kompak, dengan Dow Jones -1,66%, Nasdaq -1,13%, dan S&P 500 -1,04%, dipicu risiko aksi jual sistematis CTA pasca reli singkat. Sentimen bercampur setelah putusan Mahkamah Agung AS soal tarif, berpotensi menguntungkan sektor siklikal dan small cap, sementara sektor komunikasi tertekan akibat penurunan rekomendasi dan kenaikan belanja modal.
⚡Asia Market
Pasar Asia bergerak beragam. Nikkei 225 terkoreksi -1,1% pasca rekor, dipengaruhi GDP Jepang di bawah ekspektasi dan risiko unwind CTA, meski YTD masih +12,9%. Hang Seng rebound +2,53%, didukung volume besar namun tetap dibayangi volatilitas tinggi dan ketidakpastian tarif AS. KOSPI +0,65% tetap unggul dengan YTD +38,7%, ditopang lonjakan profit semikonduktor dan inflow ETF, meski risiko koreksi meningkat.
⚡Komoditas
Komoditas bergerak mixed. WTI Oil terkoreksi tipis ke US$66,3 (-0,26%), tertekan lonjakan stok minyak AS meski reli sebulan terakhir masih kuat. Emas melonjak +2,30% mendekati rekor tertinggi, didorong ketidakpastian suku bunga global dan demand lindung nilai, namun volatilitas tetap tinggi. CPO MYX naik +0,76% cenderung stagnan, dengan fokus pasar pada kebijakan dagang dan prospek ekspor Indonesia, bukan pergerakan harga jangka pendek.
⚡Rupiah & Kurs
Rupiah melemah ke 16.813/USD (-0,40%), tetap tertekan meski BI menahan suku bunga dan melakukan intervensi ganda. Sentimen dipengaruhi kekhawatiran stabilitas fiskal, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia solid. Di sisi global, DXY di level terendah 4 tahun, mencerminkan tekanan berlanjut pada dolar AS akibat aksi jual institusi dan peningkatan hedging global.
⚡Berita Emiten & Korporasi
DOID - mengamankan kontrak jangka panjang Adaro 2026–2030 dengan potensi pengupasan 239 juta bcm overburden dan produksi 44 juta ton batu bara, memperkuat backlog, visibilitas pendapatan, dan arus kas perseroan hingga lima tahun ke depan.
MEGA - mengusulkan pembagian saham bonus 11,74 miliar lembar dengan rasio 1:1 melalui kapitalisasi agio senilai Rp5,87 triliun, yang akan diputuskan di RUPST 31 Maret 2026 dan berpotensi meningkatkan likuiditas saham di pasar.
MEJA - menyetor uang muka Rp12 miliar untuk akuisisi 45% saham TCP senilai Rp1,6 triliun, membuka jalan ekspansi tambang dengan target cadangan batu bara 693 juta ton sebagai katalis transformasi bisnis dan potensi penguatan fundamental jangka panjang.
PSAB - Komisaris sekaligus pengendali PSAB melepas 622,84 juta saham senilai estimasi Rp384 miliar, memangkas kepemilikan sekitar 2,35% namun tetap mempertahankan kontrol mayoritas, sehingga aksi ini lebih dibaca sebagai rebalancing kepemilikan ketimbang perubahan kendali.
AALI - mencatat lonjakan laba bersih 2025 seiring pendapatan yang meningkat dan liabilitas turun tajam, menegaskan penguatan fundamental dan struktur keuangan yang semakin solid di tengah volatilitas sektor perkebunan.
⚡Quick Technicals IHSG
Harga bertahan di atas EMA 7, menandakan momentum jangka pendek masih positif. Bollinger Band 20 mulai melebar, mengindikasikan kenaikan volatilitas. Stochastic 15 berada di area overbought, menandakan momentum kuat namun rawan pullback sehat. Volume stabil mengonfirmasi minat beli masih terjaga.
⚡Watchlist Aplikasi Teman Trader
BBCA Signal
BBKP Trend Following
MDKA Swing Trade
ELSA Day Trading
EXCL Intraday Trading